Tak
terasa masyarakat muslim Indonesia akan memasuki bulan puasa dan Hari
Raya Lebaran. Dan jelang Hari Raya Lebaran, tentu banyak masyarakat
sudah menyiapkan kendaraan untuk melakukan ritual tahunan yakni mudik ke
kampung halaman.
Bagi Anda yang melakukan mudik menggunakan
jalur darat dengan kendaraan pribadi ada yang harus dipersiapkan. Apa
saja. Berikut tips saat berkendaraan menuju kampung halaman Anda dari
pembalap senior Aswin Bahar.
1. Sebelum melakukan ritual mudik
seharus cek kondisi kendaraan, mulai dari oli mesin, oli perseneling,
oli gardan (jika ada), dan sebagainya.
"Sebelum mudik. mobil
perlu service," kata Aswin di sela-sela Mudik Lebaran yang Aman
Berkualitas Bersama Honda Freed di Sumarecon Serpong, Tangerang, Sabtu
(14/7/2012).
2. Cek kondisi ban dan tekanan angin. Hal ini yang
jarang pengemudi perhatikan ketika mudik lebaran. Satu hal lagi, jangan
menggunakan nitrogen karena dicampur angin biasa. Dan itu mengakibatkan
tekanan angin bertambah.
"Nitrogen jangan dipakai. Karena di
Indonesia banyak dioplos. Di luar negeri tidak ada karena banyak yang
jujur. Semunya tidak seperti orang Indonesia. Kalau mau cek, caranya
pacu mobil di tol lalu cek tekanan ban. Pasti tekanan angin berubah,"
ucapnya.
3. Hindari membawa barang di atas mobil. Pasalnya barang
tersebut dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, terlebih bila
muatannya berat. Sebisa mungkin membawa barang seperlunya.
"Banyak
kecelakaan karena banyak muatan di atas mobil. Mudik barang di atas
mobil tidak bagus. Mobil ditiup angin dan mengurangi aerodinamis. Kalau
bisa jangan simpan barang di atas. Bawa barang yang dibutuhkan saja,"
ujarnya,
4. Istirahat selama beberapa menit ketika tubuh merasa mengantuk atau lelah. Maksimal istirahat setelah 3 jam berkendara.
"Kebutuhan
istirahat itu tergantung fisik pengendara. Ada yang 5 menit lagnsung
segar ada yang butuh lama. Istirahatlah setelah 3 jam mengemudi," ucap
Aswin.

