Toyota secara resmi telah mengakuisisi
Daihatsu sepenuhnya, setelah saham total dibeli. Nantinya, Daihatsu akan
ada di bawah kontrol Toyota, termasuk pengembangan, arah strategi, dan
sebagainya. Disebutkan, Daihatsu nantinya ditugaskan untuk menggarap
mobil-mobil kecil dan murah yang dipasarkan untuk sejumlah negara
berkembang.
Dilansir Reuters, Rabu 10 Februari 2016, dalam sebuah wawancara ekslusif, Kyoichi Tanada, Chief Executive Officer Toyota wilayah Asia dan Timur Tengah, menyatakan minatnya untuk memperkenalkan Daihatsu di India untuk bersaing dengan segmen entry-level.
Salah satu produk yang paling mungkin diperkenalkan dari Daihatsu adalah Terios Sport Utility Vehicle (SUV), yang juga dijual sebagai Toyota Rush.
"Untuk
bertarung di pasar mobil kecil, kita perlu lebih banyak dukungan dari
Daihatsu. Toyota memang tidak bisa mengembangkannya sendiri. Dalam pasar
di negara berkembang seperti India, masih perlu untuk mobil kecil.
Sesegera mungkin saya ingin memperkenalkan mobil kecil ini (Terios),"
kata Tanada.
Mengingat bahwa Toyota belum mampu mencapai keberhasilan di pasar mobil entry-level dengan
Etios dan Etios Liva, nantinya Toyota akan fokus pada segmen premium.
Toyota akan mempersilakan Daihatsu untuk menggunakan bagian dari pabrik
TKM di Karnataka untuk membangun kendaraan.
"Daripada membangun pabrik baru, lebih baik menggunakan bagian dari
pabrik TKM di Karnataka untuk membuat kendaraan. Nantinya, Toyota bisa
meluangkan sekitar setengah, atau 100.000 unit per tahun, sementara
sisanya bisa dipakai Daihatsu," kata Tanada.
Langkah Toyota
setidaknya mirip dengan strategi Nissan yang mengharapkan pasar mobil
murah pada Datsun. Tetapi, sejauh ini Datsun diketahui belum
mengumpulkan angka penjualan yang kuat, sebagaimana diharapkan Nissan.

