Setelah mengalami beberapa kali ubahan, kini hadir Daihatsu Sirion Sport Special Edition yang tampil lebih sporti dan dinamis. Dan Auto Bild mencoba Daihatsu Sirion Sport Special Edition di Indonesia.
Merupakan kesempatan emas bagi kami untuk menjadi yang pertama menguji
Daihatsu Sirion Sport. Kami melakukannya bahkan saat di peluncuran
perdananya.
Mobil yang masuk dalam kelas Small Hatchback ini sejak dulu memang
diposisikan oleh Daihatsu sebagai mobil incaran anak muda. Sirion pun
sudah beberapa kali mengalami ubahan desain, namun tidak banyak alias
tidak signifikan.
Hingga akhirnya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sebagai APM Daihatsu di
Indonesia merilis Sirion Sport sebagai varian tambahan di lini produk
Sirion. Berbeda dengan varian sebelumnya yang lebih dulu hadir, Sirion
Sport tampil cukup mencolok dengan desain yang segar terutama di bagian
eksterior.

Lihat saja bagian bumper depan yang memanjang ke bawah dengan munculnya
tulisan ‘Sport’ di bagian bawah bumper. Tak hanya itu, kesan sporti
kian kuat berkat tambahan foglamp, front aero kit, front corner sensor
dan lis krom pada gril.
Penguatan kesan sporti juga terjadi pada bagian belakang. Di bumper
underguard serta lis krom tampil menyelaraskan paras segar yang muncul
di Sirion Sport.
Sementara untuk pelek masih sama dengan Sirion biasa yakni pelek
berukuran 14 inci. Tidak ada perbedaan desain pun begitu dengan
warnanya. Tapi untungnya dengan pelek ini pun Sirion Sport sudah
terlihat dinamis.
Pada bagian interior memang tidak ada perbedaan. Salah satu yang
berkesan adalah trim yang masih mengandalkan detail jahitan dengan
benang warna merah pada bangku dan setir. Tak lupa headunit double DIN
yang desainnya enak dilihat. Faktor keselamatan, interior Sirion Sport
boleh dibanggakan karena sudah dilengkapi dual SRS airbag.
Di sektor dapur pacu, mesin masih menggunakan unit yang sama dengan
Sirion standar. Yaitu mesin 1.298 cc 4-silinder yang mampu menghembuskan
tenaga 92 dk dengan torsi 120 Nm. Sedangkan untuk transmisi masih
mengandalkan pilihan otomatis 4-speed konvensional dan manual 5-speed.
Saat pengetesan, unit yang kami tes adalah Sirion Sport bertransmisi
otomatis. Tenaga yang dikeluarkan cukup responsif. Mesin itu terasa
bertenaga bahkan sejak putaran rendah. Tapi memang perpindahan giginya
tidak begitu cepat karena masih hidraulis konvensional.
Untuk handling, Sirion Sport juga sama dengan Sirion standar yaitu
cukup presisi untuk ukuran hatchback kecil. Enak diajak menikung tanpa
mengorbankan kenyamanan dengan suspensi yang keras.
Tambahan lagi, kepraktisan Sirion Sport pun cukup memadai karena selain
banyak kompartemen di seantero kabin, juga ada pengait yang bisa
menggantungkan tas atau belanjaan.

