Auto Bild mencoba Daihatsu Terios Custom A/T di Indonesia. Daihatsu
Terios kembali mengalami ubahan meski tidak signifikan, nah apa saja
ubahannya? Daihatsu Terios mengaspal pertama kali di Indonesia pada
tahun 2006. Sejak itu, ia telah mengalami 3 kali ubahan hingga terakhir
pada 2015 lalu.
Memasuki awal tahun 2016, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali
meluncurkan varian terbaru dari keluaraga Terios, yaitu Terios Custom.
“Daihatsu Terios Custom sangat cocok bagi mereka yang berjiwa muda dan
menyukai tantangan. Model ini dapat dipakai menunjang mobilitas
eksekutif muda Indonesia di berbagai aktivitas,” ungkap Amelia Tjandra,
Direktur Marketing PT ADM.
Perubahannya terletak pada bagian interior dan eksterior. Sedangkan
dapur pacu masih mengadopsi mesin yang sama dengan varian lainnya yaitu
unit berkapasitas 1.495 cc 4-silinder. Lalu disalurkan melalui 2 pilihan
transmisi yakni 5 percepatan manual dan 4 percepatan otomatis.
Berbeda dengan varian lainnya, bagian eksterior Daihatsu Terios Custom
diberi warna two tone. Bodi berwarna Icy White (putih), sedangkan atap
dan cover spion dilabur kelir hitam.
Kemudian agar semakin sporti, kaca film solid black dan pelek berwarna
hitam ikut menambah aura kekarnya. Tidak ketinggalan pula stiker di bodi
samping dan emblem ‘Custom’ melekat di bodi mobil.

Tak hanya itu, di bagian luar juga ada kamera yang visualisasinya
melalui headunit di dasbor. Tentu agar memberi kenyamanan bagi pengemudi
ketika parkir.
Masuk ke bagian kabin, tidak banyak perubahan yang terjadi. Perusahaan
otomotif asal Jepang itu menggunakan ornamen bernuansa karbon. Tepatnya
pada bagian dasbor dan trim pintu.
Sedangkan pada tuas dan lingkar kemudi, mobil SUV ini menggunakan
material kulit dengan benang jahitan warna merah. Kombinasi itu selaras
dengan warna jahitan benang di bagian kursi penumpang.
Saat kami tes jalan, mesin dan transmisi yang sama dengan varian
lainnya membuat rasa berkendara Terios Custom tak berbeda. Respons mesin
yang terasa memiliki torsi besar pada putaran bawah memberi kecekatan
saat berakselerasi. Tidak kencang memang, tapi cukup untuk menghela 7
orang penumpang tanpa susah payah.
Begitu juga dengan transmisi otomatis 4 percepatan. Meski tidak begitu
cepat, tapi perpindahannya terhitung halus sehingga ikut memberi
kenyamanan.
Ketika bermanuver, karakternya sama dengan Terios yang lain. Agak
limbung jika menikung cepat di belokan, tapi itu pun masih masuk dalam
taraf wajar. Enaknya, set suspensi ini justru memberi kenyamanan karena
bantingannya cukup empuk.
Tak kalah menarik adalah harga. Diposisikan berada di antara varian
Terios R dan Terios R Adventure, Terios Custom memiliki harga menengah.
Ia diset lebih murah Rp 5 juta dari R Adventure dan lebih mahal Rp 5
juta dari R.

